spread KONY; for the world

As we are unity in this world, we should participate in arresting Joseph Kony, the most wanted man  in the world. He have been doing an international crime by leading LRA ( Lord’s Resistance Army) in Uganda. The army’s members are children, even babies. When abducting the children, Kony and his soldiers often kill their families, thus the children have no choice instead fighting for him.

There’re crimes counted against humanity, such as: ranksmurder, cruel treatment and attack against a civilian, pillaging , forced enlisting of children into the rebel, rape, and sexual enslavement. Freak, isnt it?

Kony and LRA are still active. Help the children, help the world. How? Make him famous.

Click SHARE

Tagged ,

Life Lesson

Ada seorang pria paruh baya mempunyai sebuah toko makanan ternak yang tidak begitu laku. Makin hari, makin sedikit saja orang yang membeli pakan ternaknya.

Suatu hari, pria itu mendapat ide dan membuat keputusan besar. Ia menginvestasikan uang yang cukup banyak untuk membeli 1000 ekor anak ayam. Wah, begitu para tetangganya tahu, mereka langsung mengejek dan menganggap pria ini tidak waras. Jual makanan ayam saja tidak laku, bagaimana mungkin bisa menjual anak ayam!

Mereka lebih heran lagi ketika tahu bahwa pria ini tidak menjual anak ayam tersebut. Sebaliknya, ia malah membagikan anak-anak ayam tersebut secara GRATIS kepada para pembeli pakan ternaknya.

“Benar-benar gila!” seru para tetangga. “Tokonya mau bangkrut, dia malah beli banyak anak ayam dan membagikannya secara cuma-cuma. Mana ada pengusaha waras yang melakukan hal seperti itu..”

Nyatanya, setelah ada program “gratis anak ayam” itu, mulai banyak orang datang untuk membeli makanan ternak di tokonya. Dan semakin lama, tokonya makin laris saja.
Setelah diselidiki, ternyata pembeli yang menerima anak ayam gratis itu kembali lagi! Mengapa bisa demikian? Tentu saja, untuk membeli makanan bagi anak ayam gratisan itu!

~ Pesan Moral ~

Jangan pernah takut untuk “memberi”, karena itu adalah langkah pertama bagi kita, untuk “menerima”. Sayangnya, banyak orang yang berpikir sebaliknya. Mereka berpendapat: “menerima dulu, baru berpikir untuk memberi.” Inilah yang bisa membuat kita tidak mengalami terobosan apa-apa dalam hidup ini. Mana ada petani yang mengharapkan bisa menuai, padahal sebelumnya ia tidak menabur apa pun?
Mari teman-teman, selagi masih ada “kesempatan”, tetap jadi orang yang murah hati. Beri kebaikan, beri perhatian. Beri dan beri. Jangan hanya “beri” jika ada keuntungan bagi kita (alias tidak tulus). Ingat, hidup ini seperti “gema”. Apa yang kita keluarkan, niscaya akan kembali kepada kita. Jika kita menabur hal-hal yang baik, tentunya akan menuai kebaikan-kebaikan pula.

Waktu sedang “Jaya” kita merasa banyak teman di sekeliling kita.

Waktu sedang “Berkuasa” kita percaya diri melakukan apa saja.

Waktu sedang “Tak Berdaya” barulah kita sadar siapa saja sahabat sejati yang ada.

Waktu sedang “Jatuh” kita baru sadar selama ini siapa saja teman yg memperalat dan memanfa’atkan kita.

Waktu sedang “Sakit” kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi harta.

Manakala “Miskin” kita baru tahu jadi orang harus banyak memberi/ berderma & saling membantu.

Masuk “Usia Tua” kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.

Saat “di ambang Ajal” kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yg terbuang sia-sia.

Hidup tidaklah lama,
Sudah saatnya kita bersama-sama membuat HIDUP LEBIH BERHARGA:

Saling menghargai
Saling membantu
Saling memberi
Saling mendukung
 
Jadilah teman setia tanpa syarat …

Jangan saling memotong & menggunting sesama teman…

Tunjukkanlah bahwa Anda masih mempunyai Hati Nurani yg tulus Jauhkan niat jahat untuk mencelakai teman.

Jauhkan niat memaksa seseorang melakukan suatu hal untuk kepentingan pribadi kita.

Apa yg ditabur itulah yang akan dituai

Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru, bunga selalu mekar, dan mentari selalu bersinar.

Tapi ketahuilah bahwa Dia selalu memberi pelangi di setiap badai, senyum disetiap air mata, Rahmat & berkat di setiap cobaan, dan jawaban di setiap do’a….

Jangan pernah menyerah ,
Terus berjuanglah,
Life is so beautiful….

Hidup bukanlah suatu tujuan, melainkan sebuah perjalanan

Saudaraku,
Indahnya hidup bukan karena banyak orang mengenal kita, namun berapa banyak orang yang bahagia mengenal kita.

Semoga Mencerahkan !

Tagged ,

MANDARIN ESSAY GRILLE; UPDATED.

Hey all! So this is the answer of essay part for Mandarin School Final Examination. You can download it here. Right-click and click download linked file

The multiple choice part will be added soon. We’re working on it now.

Credits goes to Michelle Evelyn Theodore

Tagged , ,

Don’t Judge

Why do people call every rock/metal “Satan music”? You don’t know how many bands in that genre who has saved thousands of lives by their music. teenagers who cry alone in their room about to commit suicide, now they decide to move on with their lifes, people who lost every hope and meaning to stay alive, now they have found a new one, people who left alone because the world are just too busy and hypocrite to care about how they really feel, now they have found new friends who actually care for them and hug them and stay by their sides no matter what.

DO NOT QUICKLY JUDGE SOMETHING. NO ONE DESERVE IT AND NO ONE WANTS TO BE TREAT THAT WAY.

My Insanely Great Class – Sudden Baldness

Something’s different about the class. Is it fresh or disgusting…? Some boys, A LOT OF BOYS in the class SHAVE THEIR HEAD!

Here’s the list…

Kevin Ghe

Kus

Julius IW

Daniel

Kenji

Charles

Horas

 

I feel weird being in class surrounded by those boys… Hhhh…

I hate looking at bald people, touching their bald head… Aaarrrggghhhh!!!!